Minggu, 22 Desember 2013

meningkatkan mutu waduk darma

BAB 1
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Dewasa ini kita menyaksikan bahwa kehidupan individu dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sedang mengalami perubahan. Dan kita juga menyadari bahwa faktor utama yang mendorong terjadinya proses perubahan tersebut adalah nilai-nilai kehidupan baru yang di bawa oleh negara maju dengan kekuatan penetrasi globalnya. Apabila kita menengok sejarah kehidupan manusia dan alam semesta, perubahan dalam kehidupan itu adalah suatu hal yang wajar, serta alamiah, dalam dunia ini yang abadi dan kekal itu adalah perubahan. Berkaitan dengan wawasan nusantara yang syarat dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia dan di bentuk dalam proses yang panjang melalui sejarah perjuangan bangsa, apakah wawasan bangsa Indonesia tentang persatuan dan kesatuan itu akan terhanyut tanpa bekas atau akan tetap kokoh dan mampu bertahan dalam terpaan nila-nilai global yang menantang Wawasan Persatuan bangsa. Tantangan itu antara lain adalah pemberdayaan rakyat yang optimal, dunia yang tanpa batas, era baru kapitalisme, dan kesadaran warga negara.
Geo politik Indonesia di artikan sebagai system politik dalam wujud kebijaksanaan serta strategi nasional yang di dorong oleh aspirasi nasional geografik, sedangkan Wawasan Nusantara  yang Secara geografis nya Indonesia mempunyai ciri khas yaitu berada diantara dua samudera, samudera Hindia dan Fasifik. Antara dua benua, benua Australia dan Asia. Indonesia berupa kepulauan sehingga disebut Benua Maritim Indonesia, atas dasar ini maka dikembangkan geopolitik nasional, Wawasan Nusantara sebagai Pancaran Falsafah Pancasila diyakini sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang sesuai dengan aspirasinya. Konsep wawasan nusantara berpangkalan dasar Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama Pancasila yang kemudian melahirkan hakikat misi manusia Indonesia yang menjabarkan sila-sila berikutnya. Wawasan nusantara sebagai aktualisasi falsafah Pancasila menjadi landasan dan pedoman bagi pengelolaan kelangsungan hidup bangsa Indonesia.Wawasan Nusantara juga merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945,yaitu cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam meyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Pengertian Wawasan Nusantara Menurut Prof.Dr. Wan Usman, Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah air nya sebagai Negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.
Kemudian Menurut Kel. Kerja LEMHANAS 1999 Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermsyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.
Sedangkan Menurut Ketetapan  MPR Tahun 1993 dan 1998 Tentang GBHN Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermsyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.
         Kekayaan Alam Nusantara yang ada di Tanah Air ini begitu banyak yang berpotensi tinggi serta menarik dan mempunyai peranan cukup besar dalam pemasukan devisa Negara sehingga sektor pariwisata pun merupakan salah satu pemasok devisa Negara yang cukup besar. Hal tersebut terjadi juga di salah satu propinsi di negara kita yaitu propinsi Bali. Bali merupakan salah satu tujuan utama para wisatawan dari berbagai belahan bumi. Begitu kuatnya daya tarik Bali sebagai daerah pariwisata paling terkenal di negara kita, sehingga apabila musim panas tiba pada bulan Juni dan Juli pada belahan bumi sebelah utara (Eropa dan Amerika Utara), banyak yang memilih Bali sebagai tempat mereka berwisata.
Begitu juga dengan Kabupaten Kuningan adalah salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Barat yang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata dibandingkan dengan daerah-daerah disekitarnya seperti Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Ciamis. Hal ini tidak terlepas dari kekayaan Alamnya akan obyek dan daya tarik wisata yang alami dan menyegarkan “naturally and freshly” dengan background Gunung Ciremai. Berkembangnya sektor pariwisata, mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya sektor jasa dan perdagangan di sekitar obyek wisata tersebut.
Desa Jagara merupakan salah satu daerah wilayah diselatan Kabupaten Kuningan yang memiliki potensi alam dengan keindahan alamnya yang sangat bagus karena dikelilingi oleh bukit–bukit dan berada di kaki Gunung Ciremai. Waduk Darma adalah sebuah waduk/ danau yang terletak di sebelah barat daya dari kota Kuningan, tepatnya di desa Jagara, Kecamatan Darma dan pada lintasan jalan raya Cirebon-Kuningan-Ciamis. Objek Wisata Waduk Darma ini menempati areal seluas ± 425 ha, dikelilingi oleh bukit dan lembah serta pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk. Kapasitas genangan air maksimal ± 39.000.000 m3. Jarak obyek Waduk Darma ini adalah    ± 12 km dari kota Kuningan dan dari ± 37 km dari kota Cirebon.








1.2 Tujuan
         Tujuan utama makalah ini dibuat adalah untuk memenuhi Tugas Akhir Materi PKN jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum serta sebagai persyaratan untuk mengikuti Ujian Akhir Semester Gasal jurusan Fakultas Hukum, dengan Tema Geo Politik dalam Persepektif Wawasan Nusantara, selanjutnya saya memilih topic tentang Objek Wisata Waduk Darma.
Disamping itu makalah ini juga dapat digunakan sebagai salah satu alat untuk mempromosikan Objek wisata Waduk Darma kepada seluruh Masyarakat baik masyarakat Kabupaten Kuningan khususnya maupun Daerah Jawa Barat umumnya, serta Masyarakat diluar daerah Jawa Barat agar dapat mengetahui keberadaan daya tarik yang terdapat pada Objek Wisata Waduk Darma, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan Waduk darma itu sendiri.
Dengan adanya makalah ini diharapkan nantinya dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Kuningan yang lebih sejahtera melalui Pariwisata yang berbasiskan Sumber Daya Alam, Budaya dan Agama yang lestari, serta dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi Pariwisata yang berada didaerah Jagara, Kabupaten Kuningan-Jawa Barat. Kemudian dapat juga untuk membuka Lapangan Pekerjaan khususnya untuk masyarakat sekitar Objek Wisata Waduk Darma, dengan demikian diharapkan agar dapat menjaga kelestarian Alam dan Budaya, serta menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai daerah tujuan Wisata yang Aman, nyaman dan dikenang oleh wisatawan.





BAB II
RUMUSAN MASALAH


2.1 Permasalahan

Dari latar belakang diatas saya menemukan beberapa permasalah yang terjadi pada Objek Wisata Waduk Darma yang ada didaerah Kabupaten Kuningan, diantaranya:
1)      Masalah-masalah apakah yang dihadapi Objek Wisata Waduk Darma?
2)      Apakah daya tarik yang terdapat dalam Objek Wisata Waduk Darma?
3)      Bagaimana upaya  untuk memajukan Objek Wisata Waduk Darma?



  
2.2 Isi Pembahasan

            2.2.1 Masalah-masalah yang dihadapi Objek Wisata Waduk Darma.

Berbagai macam Masalah yang dialami oleh Objek Wisata Waduk Darma diantaranya, Objek Wisata Waduk Darma ini belum bisa memberikan kontribusi yang berarti terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Kuningan, karena Objek Wisata Waduk Darma ini tidak banyak memiliki fasilitas hiburan dan tempat bermain. Untuk saat ini saja fasilitas yang terdapat di kawasan Objek Wisata Waduk Darma hanya tersedia tempat duduk untuk menikmati udara dan pemandangan di sekitar waduk, areal camping, kolam renang bagi anak-anak, perahu motor, dan cottage.
Apabila fasilitas hiburan dan tempat bermain ditambah dan atau diperbaiki, bukan tidak mungkin pengunjung di Waduk Darma akan bertambah beberapa kali lipat dari sekitar 3000 orang perminggunya. Dengan penambahan beberapa fasilitas hiburan, maka pemasukan dana pun bukan hanya dari retribusi masuk saja, tetapi juga dari fasilitas-fasilitas tersebut. Dan, hal ini tentu saja akan meningkatkan pendapatan asli daerah, sama seperti tempat-tempat wisata lainnya di Kuningan, misalnya seperti tempat Objek Wisata Kolam Pemandian Cibulan, linggarjati,dll.
Selain itu karena adanya perubahan wawasan dan orientasi pembangunan yang lebih menekankan pada pembangunan kemanusiaan untuk kesejahteraan bersama namun karena sangat terbatasnya anggaran Pemerintah untuk pembangunan tersebut, serta besarnya dana pengelolaan jaringan irigasi setelah pasca konstruksi, menyebabkan dibutuhkannya peran modal sosial dari masyarakat petani pemakai air untuk ikut berpartisipasi secara aktif sebagai pemanfaat langsung dari jaringan irigasi. Berdasar fenomena di atas, pemecahan masalah pengelolaan jaringan irigasi, tidak hanya melibatkan masalah teknis semata, tetapi juga perlu meningkatkan partisipasi masyarakat. Demikian halnya dengan partisipasi masyarakat di daerah irigasi Subontoro Kabupaten Mojokerto perlu ditingkatkan, sehubungan dengan kondisi jaringan irigasi pada saat ini sedang mengalami penurunan fungsinya, dimana salah satu penyebabnya adalah kurang optimalnya partisipasi masyarakat. Jika penurunan fungsi tersebut tidak segera mendapat penanganan serius, akan berdampak pada menurunnya produktivitas usaha tani dan dan ketahanan pangan Nasional. Bertitik tolak dari hal di atas, diperlukan strategi peningkatan partisipasi masyarakat, namun sebelumnya peneliti perlu mengetahui tingkat partisipasi masyarakat yang selama ini belum teridentifikasi berdasar teori Arnstein. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling dengan sampel diperoleh dari pertimbangan expert. Sedangkan teknik analisa menggunakan Analytical Hierarchy Process untuk mengidentitikasi tingkat partisipasi masyarakat dan pendekatan empiris untuk merumuskan strategi peningkatan partisipasi. Hasil dari penelitian ini berupa strategi mempertahankan kontrol masyarakat dalam pengelolaan jaringan irigasi tertier dengan melakukan sosialisasi tata cara berorganisasi dan mengembangkan kegiatan ekonomi produktif melalui HIPPA. Sedangkan dalam pengelolaan jaringan irigasi primer dan sekunder diperlukan strategi peningkatan partisipasi dengan melakukan pemberdayaan dan pendampingan secara berkesinambungan serta penyusunan pedoman teknis tentang tata cara berpartisipasi bagi semua pengelola jaringan irigasi.

            2.2.2 Daya Tarik Objek Wisata Waduk Darma.

Waduk Darma merupakan salah satu objek wisata andalan kabupaten Kuningan, hal ini dikarenakan Waduk Darma memiliki beberapa daya tarik wisata yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan, kepuasan serta ketenangan bagi para pengunjung yang datang untuk beristirahat dan menghilangkan kepenatan/kejenuhan setelah disibukan oleh aktivitas dan rutinitas keseharian.
Disamping keindahan pemandangan alam yang disuguhkan serta hawa sejuk yang bisa dirasakan sebagai daya tarik, Waduk Darma juga dijadikan sebagai sarana rekreasi dan olahraga. Panorama di sekitar Waduk Darma, terutama pada saat matahari akan tenggelam, menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang datang ke kawasan Objek Wisata Waduk Darma. Apalagi bila menikmatinya sambil duduk di perahu yang mengelilingi pulau mungil bernama Munjul Goong yang ada di tengah-tengah Waduk Darma.
Selain berfungsi sebagai Objek Wisata, Waduk Darma juga berfungsi sebagai Pasokan penampung air untuk masyarakat dikitar Waduk tersebut. Pasokan air Waduk Darma sendiri berasal dari beberapa sungai kecil di sekitar Kabupaten Kuningan, seperti Sungai Cinangka dan Sungai Cisalak. Setelah terkumpul di Waduk Darma, air tersebut sebagian digunakan untuk irigasi sawah sampai ke Kabupaten Cirebon, air tersebut juga dapat dijadikan sebagai tempat Pembudidayaan Ikan dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), selain itu sebagian lagi dapat digunakan untuk kebutuhan air minum oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di kota Kuningan dan di sekitar Kota Cirebon.

            2.2.3 Upaya Memajukan Objek Wisata Waduk Darma.

Pada umumnya upaya-upaya untuk memajukan Objek Wisata Waduk Darma dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
·         Meningkatkan Promosi Objek wisata Waduk Darma kepada seluruh Masyarakat baik masyarakat Kabupaten Kuningan khususnya maupun Daerah Jawa Barat umumnya, serta Masyarakat diluar daerah Jawa Barat agar dapat mengetahui keberadaan objek Wisata Waduk Darma, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan dapat meningkatkan pendapatan Waduk darma itu sendiri.

·         Menambah fasilitas-fasilitas di kawasan Objek Wisata Waduk Darma seperti menambah fasilitas hiburan dan tempat-tempat permainan yang Unik serta menarik, agar pengunjung yang datang mengunjungi Objek Wisata Waduk Darma merasa puas dan merasa tertarik untuk mengunjungi kembali Objek Wisata Waduk Darma ini. Ditambah lagi Objek Wisata Waduk Darma harus menambah fasilitas–fasilitas seperti : Cottage/Bungalau, Motor boat/Perahu, Kids Playground, Gazebo/Gathering Point, Food Booth, Camping Ground dan Open Stage Performance.
·         Objek Wisata Waduk Darma harus merenovasi Sarana dan Prasarana yang telah ada seperti, merenovasi Sarana Pejalan Kaki, Sarana Mainan Anak-anak, dan Villa (Cottage), selain itu mempermudah akses Transportasi menuju Objek Wisata, dan meningkatkan Mutu Kwalitas Pelayanan jasa seperti, memperbanyak tempat-tempat untuk peristirahatan.
·         Meningkatkan partisipasi masyarakat agar Objek Wisata Waduk Darma menjadi Pariwisata yang berbasiskan Sumber Daya Alam, Budaya dan Agama yang lestari, serta dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi Pariwisata yang aman, nyaman dan dapat dikenang oleh para wisatawan.

·         Waduk Darma juga harus menyuguhkan agenda rutin wisata tahunan yang diisi dengan atraksi kesenian tradisional seperti : Tradisi Saptonan, Lomba panahan tradisional, lomba rakit/perahu tradisional, Goong renteng, Gembyungan dan Rudat. Kesemua itu harus disuguhkan di Objek Wisata Waduk Darma, agar lebih banyak lagi pengunjung yang meminati dan datang ke kawasan Objek Wisata Waduk Darma.
·         selain untuk berwisata Waduk Darma juga harus bisa digunakan sebagai tempat untuk mengadakan acara Gathering, Outing/Outbound bahkan bisa juga dipakai untuk resepsi pernikahan, jadi Objek Wisata Waduk Darma dapat menjadi Objek Wisata yang melekat dihati pengunjung-pengunjungnya.







                                                                     BAB III
KESIMPULAN

Dari uraian di atas dapat disimpulkan Secara umum bahwa Wawasan Nusantara adalah keutuhan nusantara/nasional, dalam pengertiannya yaitu cara pandang yang secara utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional.
Tujuan wawasan nusantara tersebut yaitu mewujudkan nasioanalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasioanal dari pada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah (kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah tetap dihargai selama tidak bertentangan dengan kepentingan nasional atau kepentingan masyarakat banyak).
Kekayaan Alam Nusantara yang ada di Tanah Air ini begitu banyak yang berpotensi tinggi serta menarik, salah satunya adalah didaerah Kabupaten Kuningan merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Barat yang memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata karena memiliki potensi alam dengan keindahan alamnya yang sangat bagus serta dikelilingi oleh bukit–bukit dan berada di kaki Gunung Ciremai.


SARAN
Dengan adanya makalah ini diharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat yang berada di daerah Objek Wisata Waduk Darma serta para pengunjung (wisatawan) agar dapat ikut berpartisipasi untuk menjadikan Objek Wisata Waduk Darma menjadi  Pariwisata yang berbasiskan Sumber Daya Alam, Budaya dan Agama yang lestari, serta dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi Pariwisata yang bersih, aman, nyaman dan dapat dikenang oleh para wisatawan yang lainnya.








DAFTAR PUSTAKA


Selasa, 17 Desember 2013

penggolongan hukum di indo nesia

·  Hukum Publik
, yaitu hukum yang mengatur hubungan antara warganegara dan negara yang menyangkut kepentingan umum. Dalam arti formal, hukum publik mencakup Hukum Tata Negara, Hukum Administrasi Negara, Hukum Pidana, dan Hukum Acara.

mengenal internet

1. Pengenalan Internat
saya ingin mengajak anda berkenalan dengan sebuah media informasi tanpa batas yang belakangan populer dengan sebutan Cyberspace. Seperti halnya dunia nyata ( ada hitam-putih), didunia maya juga ada hal positif dan negatif nya. Internet bisa memberikan Informasi yang sifatnya mendidik, positif dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Tapi juga bisa dijadikan sebagai lahan kejelekan dan kemaksiatan. Hanya etika, mental dan keimanan masing-masing lah yang menentukan batas-batasnya.
Interconnected Network-atau yang lebih populer dengan sebuah Internet- adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia. Setiap komputer dan jaringan terhubung- secara langsung maupun tidak langsung- kebeberapa jalur utama.